Wednesday, October 31, 2012

Bahasa Indonesia Harus Mendunia

Bahasa Indonesia harus tetap diutamakan sebagai penuturan dalam kehidupan sehari-hari dan upaya itu dilakukan agar bahasa Indonesia dapat dikenal masyarakat dunia seperti bahasa Inggris, terutama dalam era globalisasi.

Kepala Sub Bidang Pembakuan dan Kodifikasi Pusat Bahasa, Dr Fairul Zabadi di Medan, Rabu, mengatakan, warga Indonesia harus bangga berkomunikasi menggunakan bahasa nasionalnya, karena dalam era globalisasi perlu mempromosikan bahasa Indonesia secara mendunia.

Bahasa Indonesia berpotensi menjadi bahasa dan sastra yang "berbicara" di dunia jika masyarakat Indonesia mampu hadir sebagai salah satu "suku global" (global-tribe) di dunia.
Untuk menjadikan bahasa Indonesia dikenal sebagai bagian dari global-tribe, maka masyarakat Indonesia harus mengedepankan bahasa itu dalam keseharian.

Fairul menilai, banyak masyarakat yang mulai menggunakan tutur bahasa asing dalam keseharian dan meninggalkan bahasa Indonesia sebagai bahasa "gaul" mereka, hal itu disebabkan faktor globalisasi yang membuat sebuah "image" bahwa bahasa asing patut digunakan.

Padahal, bahasa Indonesia harus diposisikan sejajar dengan bahasa asing, karena bahasa Indonesia sama baiknya dengan bahasa asing, bahkan bahasa Indonesia telah lama siap menghadapi era globalisasi.

Perubahan situasi tindak tutur itu tentu berpengaruh terhadap perkembangan kosakata bahasa Indonesia yang sebagian besar berasal dari bahasa daerah dan asing.
Bahasa Indonesia melalui kosakata dan istilahnya dewasa ini disinyalir banyak mengalami "gangguan" jika dilihat dari fungsi dan kedudukannya sebagai bahasa Nasional.
Hal itu terlihat, dengan mudahnya menemukan kata dan istilah asing yang pada hakikatnya masih dapat diisi dengan kosakata dan istilah bahasa Indonesia.

Seperti pada ranah informatika, masyarakat kini begitu akrab dengan istilah "home page, download, online dan e-mail", padahal istilah dalam bahasa Indonesia laman untuk home page, unduh ( download), daring (online) dan pos-el (e-mail).

Masyarakat diharapkan bersama-sama mempromosikan istilah-istilah tersebut agar akrab di telinga masyarakat Indonesia bahkan dunia.

Kepala Balai Bahasa Medan, Prof Dr Amrin Saragih, MA menambahkan, bila hal itu dibiarkan, lambat laun bahasa Indonesia tentu akan tergerogoti dan tercabut dari akar budayanya.

"Kita tidak ingin imperialisme ekonomi (asing) yang sudah mempropagandakan perekonomian kita, juga menular menjadi imperialisme bahasa asing yang akan merusak bahasa kita," katanya. 

-------------------------------------------------------------------------------------------------
 Daftar Pustaka :
Jodhi, Yudono. " Bahasa Indonesia Harus Mendunia". Medan.Kompas.com,02-Oktober-2009, 01:57 WIB.

Peranan dan Fungsi Bahasa Indonesia Dalam Era Globalisasi

Bahasa Indonesia merupakan bahasa Nasional Negara Indonesia. Dengan bahasa Indonesia semua hal dapat dimengerti maksud dan tujuan tertentu oleh orang Indonesia. Seiring Perkembangan zaman, bahasa Indonesia mempunyai kedudukan yang sangat penting, yaitu sebagai bahasa penyatu dari beberapa bahasa daerah di Indonesia. Selain itu derasnya arus globalisasi di dalam kehidupan kita akan berdampak pula pada perkembangan dan pertumbuhan bahasa sebagai sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi. Di dalam era globalisasi ini, bangsa Indonesia harus ikut berperan di dalam dunia persaingan bebas, seperti di dunia politik, ekonomi, maupun komunikasi. Di dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia berfungsi sebagai lambang kebanggaan kebangsaan, lambang identitas nasional, alat perhubungan antar warga, antar daerah, dan antar budaya,dan alat yang memungkinkan penyatuan berbagai – bagai suku bangsa. Era globalisasi akan menyentuh semua aspek kehidupan, termasuk bahasa. Bahasa yang semakin global dipakai oleh semua bangsa di dunia ialah bahasa Inggris, yang pemakainya lebih dari satu miliar. Akan tetapi, sama hanya denga bidang-bidang kehidupan laian, sebagaimana dikemukakan oleh Naisbii (1991) dalam bukunya Global Paradox, akan terjadi paradoks-paradoks dalam berbagai komponen kehidupan, termasuk bahasa. Bahasa Inggris, misalnya, walaupun pemakainya semakin besar sebagai bahasa kedua, masyarakat suatu negara akan semakin kuat juga memempertahankan bahasa ibunya. Di Islandia, sebuah negara kecil di Erpa, yang jumlah penduduknya sekitar 250.000 orang, walaupun mereka dalam berkomunikasi sehari-hari menggunakan bahasa Inggris seabagai bahasa kedua, negara ini masih mempertahankan kemurnian bahasa pertamanya dari pengaruh bahasa Inggris. Di Kubekistan (Guebec), yang salama ini peraturan di negara bagian ini mewajibkan penggunaan bahasa Perancis untuk semua papan nama, sekarang diganti dengan bahasa sendiri. Demikian juga negara-negara pecahan Rusia seperti Ukraina, Lithuania, Estonia (yang memisahkan diri dari Rusia) telah menggantikan semua papan nama di negara tersebut yang selama itu menggunakan bahasa Rusia.

Fungsi Bahasa :

1. Sebagai alat komunikasi
    Bahasa merupakan saluran maksud seseorang, yang melahirkan perasaan dan memungkinkan masyarakat untuk bekerja sama. Pada saat menggunakan bahasa sebagai komunikasi, berarti memiliki tujuan agar para pembaca atau pendengar menjadi sasaran utama perhatian seseorang. Bahasa yang dikatakan komunikatif karena bersifat umum.

2. Sebagai alat untuk mengungkapkan perasaan atau mengekspresikan diri
    Mampu mengungkapkan gambaran,maksud ,gagasan, dan perasaan. Melalui bahasa kita dapat menyatakan secara terbuka segala sesuatu yang tersirat di dalam hati dan pikiran kita.
.      

3. Sebagai alat berintegrasi dan beradaptasi sosial
    Mampu menyampaikan pendapat kepada masyarakat untuk beradaptasi dalam lingkungan hidup.


Tujuan Bahasa Indonesia :
1. Sebagai penyatu bahasa-bahasa daerah yang ada di Indonesia
2. Alat penghubung antar budaya dan daerah
3. Sebagai lambing identitas Nasional
4.
 Bahasa resmi di dalam pengembangan kebudayaan dan pemanfaatan ilmu  pengetahuan sertateknologi.

Wednesday, October 10, 2012

Portofolio

Tentang Penulis

Nama Lengkap                        :  Septian Ardiansyah
Nama Panggilan                       :  Septian / Tian
Tempat, Tanggal Lahir              :  Garut, 28 Juni 1992
Alamat                                     :  JlnNgarai No. 100 Komplek Hankam Kelapa Dua, Depok
Kewarganegaraan                    :  Indonesia
Agama                                     :  Islam
Pekerjaan                                 :  Mahasiswa
 
Kontak
Email                                        :  septianard@gmail.com
No HP                                     :  089653189783
 
Latar Belakang Pendidikan 
Formal :
SDN 1 Cipocok Jaya tahun 1998-2004
SMPN 3 Cipocok Jaya Tahun 2004-2007
SMAN 2 Kota Serang Tahun 2007-2010
Universitas Gunadarma Tahun 2010-sekarang

Non-Formal  :
Bimbingan Belajar UGAMA tahun 2010

Kemampuan Diri
-  Menguasai Bahasa Indonesia,Inggris
-  Programming : HTML, Basic, COBOL, C++, PASCAL, VB
- Dapat berkeja bersama kelompok maupun individu.
- Pengetahuan Komputer yang lain seperti Microsoft Office, Database, Networking
-  Menguasai kegiatan di bidang olahraga dan seni seperti Futsal, Basket, Marching Band.
-  Mengikuti rasa tanggung jawab yang tinggi serta jiwa kepimpinan.

Pengalaman Organisasi
- Wakil Ketua OSIS Tahun 2006-2007
- Pengurus Gita Bahana Loka Drum Corps Tahun 2008-2010
- Pengurus BEM Fakultas Ilmu Komputer Tahun 2012-sekarang
 
Prestasi
- Juara 2 Banten Marching Band Competition tahun 2009
- Juara 2 Banten Marching Band Competition tahun 2010

Thursday, October 4, 2012

Implementasi Grafik Komputer dan Pengolahan Citra

Sebenarnya grafik komputer dan pengolahan citra sudah sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. hanya saja mungkin kita tidak sadar atau tidak mengetahui tentang perbedaan antara grafik komputer dengan pengolahan citra. oleh karena itu mari kita bahas satu per satu.

Apa itu grafik komputer? Grafik Komputer atau yang biasa dikenal dengan visualisasi adalah proses untuk menciptakan suatu gambar berdasarkan deskripsi objek maupun latar belakang yang terkandung dalam gambar tersebut. Grafik komputer juga bisa disebut sebagai teknik untuk membuat gambar objek sesuai dengan objek tersebut dialam nyata.

Kegiatan yang terkat dengan grafik komputer antara lain :
  • Pemodelan Geometris : Menciptakan model matematika dari objek-objek 2D dan 3D
  • Rendering : Memproduksi citra yang lebih solid dari model yang telah dibentuk.
  • Animasi : Menetapkan/menampilkan kembali tingkah laku/behavior objek bergantung waktu
Contoh grafik komputer yang sering dijumpai di kehidupan sehari - hari :

1. Video Game




2. Virtual  Reality
 
]

Sekarang mari kita bahas tentang pengolahan citra. Pengolahan Citra yaitu memperbaiki kualitas gambar, dilihat dari aspek radiometrik (peningkatan kontras, transformasi warna, restorasi citra) dan dari aspek geometrik (rotasi, translasi, skala, transformasi geometrik). atau bisa dibiliang bahwa pengeolahan citra yaitu mengubah citra lama menjadi sebuah citra baru dengan teknik tertentu. sedangkan pengertian citra itu sendiri adalah gambar 2 dimensi yang dihasilkan dari gambar analog dua dimensi yang kontinu menjadi gambar diskrit melalui proses sampling.

Implementasi pengolahan citra pada kehidupan sehari - hari : 

1. Sinar-X (Pada bidang kedokteran)



















2. Kamera (Bidang Visual)




Semoga bisa dimengerti dan bermanfaat.