PENGENALAN
ORIENTDB
OrientDB adalah sebuah
proyek open source dengan
lisensi Apache 2 yang
memungkinkan untuk pengguna menggunakan
secara gratis bahkan untuk
tujuan komersial dan berjalan
pada setiap sistem operasi yang
memiliki implementasi Java
Virtual Machine (JVM),
misalnya:
Semua distro Linux, termasuk ARM (Raspberry Pi, dll)
Mac OS X
Microsoft Windows dari seterusnya 95/NT
Solaris
HP-UX
IBM AIX
Oleh karena itu satu-satunya persyaratan untuk menggunakan OrientDB adalah telah menginstal Java 1.6 atau lebih tinggi.
Semua distro Linux, termasuk ARM (Raspberry Pi, dll)
Mac OS X
Microsoft Windows dari seterusnya 95/NT
Solaris
HP-UX
IBM AIX
Oleh karena itu satu-satunya persyaratan untuk menggunakan OrientDB adalah telah menginstal Java 1.6 atau lebih tinggi.
distribusi OrientDB
OrientDB datang dalam 2 distribusi yang berbeda:
1. Standar edisi - mengandung mandiri (tertanam) dan library client / server
2. Grafik edisi - edisi + dibundel teknologi TinkerPop standar untuk bekerja dengan Blueprints dan bahasa Gremlin
OrientDB datang dalam 2 distribusi yang berbeda:
1. Standar edisi - mengandung mandiri (tertanam) dan library client / server
2. Grafik edisi - edisi + dibundel teknologi TinkerPop standar untuk bekerja dengan Blueprints dan bahasa Gremlin
INSTALLASI
·
Instal Java
Java dapat
langsung diinstal pada Ubuntu melalui terminal dengan menggunakan perintah :
$ sudo apt-get
install openjdk-7-jre
Tunggu hingga proses download dan instal selesai.
·
Instal Orientdb
Program Orientdb
dapat diunduh pada situs www.orientdb.org
pada pilihan download. Pada pembuatan kali ini, penulis menggunakan orientdb
edisi standard.
PEMBUATAN
DATABASE PADA ORIENTDB
1. Menjalankan Server
Yang pertama
dilakukan untuk membuat database pada orientdb adalah mengaktifkan server yang
terdapat pada direktori bin. Semua proses dilakukan melalui terminal. Sintaks
yang digunakan untuk mengaktifkan server adalah ./server.sh
2. Menjalankan Console dan connect ke server
Langkah yang
kedua adalah membuka console orientdb pada direktori bin dengan menggunakan
sintaks ./console.sh
Setelah itu
konek ke server menggunakan sintaks connect remote:localhost user password.
Pada contoh gambar diatas, penulis penggunakan user bernama root dengan
password dapat dilihat pada gambar. Itu adalah user dan password default.
3. Membuat Database
Pada pembuatan
databases di orientdb terdapat 2 pilihan yaitu database local atau database
remote. Pada program ini, penulis membuat database remote dengan menggunakan
sintaks create database
remote:localhost/belajar user password local
Jika berhasil
membuat maka akan terdapat tulisan ok seperti pada gambar dibawah.
4. Membuat Class
Class itu sama
seperti tabel pada Mysql. Pada contoh ini, penulis membuat class dengan nama
mhs dengan 3 buah property yaitu nama,npm, dan kelas. Untuk membuat class dapat
menggunakan sintaks create class
nama_class dan untuk menambahkan property menggunakan sintaks create property nama_class.nama_property
tipe_data. Ketikan info class nama_class pada konsol untuk melihat
penggambaran kelas yang dibuat

5. Menambahkan Record
Penulis
menambahkan 7 record pada contoh ini. Untuk menambahkan record dapat
menggunakan sintaks insert into
nama_class (property1,property2,property3) values (‘nama’,’npm’,’kelas’)
6. Melihat Record dan Mengupdate Record
Untuk melihat
hasil record yang tadi dimasukan, dapat menggunakan sintaks select from nama_class dan untuk
mengubah suatu record / update dapat menggunakan sintaks update nama_class set property=’nilai_baru’ where property=’nilai_awal’
7. Menghapus Suatu Record
Untuk menghapus
suatu record tertentu dapat menggunakan sintaks delete from nama_class where property=’nilai’





