Sunday, March 30, 2014

Etika & Profesionalisme TSI



Etika & Profesionalisme TSI

Etika berasal dari bahasa Yunani, “ethikos” yang berarti “timbul dari kebiasaan” adalah sebuah sesuatu dimana dan bagaimana cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standard dan penilaian moral. Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab.
Sedangkan, Teknologi system informasi (TSI) merupakan suatu system pengolahan data keuangan dan pelayanan jasa perbankan secara elektronis dengan menggunakan sarana komputer, telekomunikasi, dan sarana elektronis lainnya.
Dengan mengacu pada arti masing-masing diatas bias dibilang bahwa etika pada TSI adalah sebuah nilai atau kebiasaan yang dapat dinilai benar pada suatu sistem computer dan sarana elektronis lainnya.

Etika untuk pengguna teknologi informasi
pengguna adalah orang yang menggunakan teknologi informasi untuk membantu menyelesaikan masalah dan mempermudah pekerjaan mereka, etika bagi pengguna adalah tidak melakukan atau menggunakan apliksi bajakan yang dapat merugikan pembuat, menghormati hak cipta yang milik orang lain, tidak merusak teknologi informasi , contohnya adalah bila mengutip tulisan dari blog atau halaman lain yang dimasukan kedalam blog pribadi,maka diharuskan untuk menulis atau mencantumkan backlink sebagai bentuk pertangungjawaban atas kutipan yang telah dilakukan demikian adalah paparan singkat mengenai etika dalam teknologi informasi, dengan adanya etika akan membuat perkembangan dari teknologi informasi yang begitu cepat ini menjadi lebih tertib, teratur dan terkawal dengan baik, semoga tulisan ini bisa mermanfaat.

Etika untuk pengelola teknologi informasi
pengelola adalah orang yang mengelola teknologi informasi, misalnya adalah provider telekomunikasi, etika bagi pengelola adalah merahasiakan data pribadi yang dimiliki oleh client mereka, selain itu juga tidak melakukan pelanggaran perundang-undangan ITE

Etika untuk pembuat teknologi informasi
pembuat adalah orang yang menciptakan teknologi informasi, biasanya adalah lembaga besar dengan para ahli-ahli teknologi di beberapa bidang namun tidak menutup kemungkinan dilakukan secara individu, dalam membuat teknologi informasi tentu harus memperhatikan etika IT yaitu tidak menjiplak atau mengambil ide/info dari orang lain secara ilegal, salah satu contohnya adalah kasus dimana apple mengugat samsung dikarenakan bentuk produk yang dimuliki samsung memiliki bentuk yang menyerupai produk apple, dan setelah dilakukan persidangan akhirnya dimenangkan oleh pihak dari apple

Contoh Etika Teknologi Informasi pada kehidupan sehari-hari :
Pengguna teknologi informasi tidak melakukan pembajakan dan harus membeli yang original terhadap software kecuali software itu berlisence freeware.


Sumber :
3.    http://sellyinthewords.blogspot.com/2013/03/etika-pada-teknologi-sistem-informasi.html